Devon Rex

Direview editorial · Ade Naufal, Felipedia4 menit4 menit5 menit bacaDiperbarui Agu 2026
Devon Rex terlihat seperti peri kecil bertelinga raksasa: wajah mungil, mata besar, dan bulu keriting lembut seperti domba mini. Kelakuannya lebih mirip monyet — memanjat bahu, membuka lemari, ikut makan malam.
Ia lahir dari satu kucing keriting bernama Kirlee di Devon, Inggris, tahun 1960 — tetangga dekat (tapi bukan saudara) Cornish Rex yang lebih dulu muncul. Bulunya yang tipis membuatnya selalu berburu kehangatan: pangkuan, selimut, laptop yang menyala. Bawa pulang satu, dan kamu mendapat asisten pribadi yang ikut campur dalam semua urusanmu — plus nafsu makan legendaris yang mengharuskan piringmu dijaga ketat. [1]
Devon Rex membawa mutasi keriting berbeda dari Cornish Rex — persilangan uji kedua ras menghasilkan anak berbulu lurus, bukti dua gen berbeda. Pendirinya Kirlee (Devon, 1960).
Mantelnya didominasi rambut halus bergelombang dengan guard hair rapuh; beberapa area bisa menipis sampai seperti suede, dan kumisnya ikut keriting hingga mudah patah. Telinga super besar berpangkal rendah dan tulang pipi tinggi memberi "wajah elf" khasnya. Dua hal yang wajib ditanyakan ke breeder: status tes DNA miopati Devon (varian gen COLQ, kelemahan otot onset dini) dan skrining jantung HCM. Di luar itu ia kucing 12–16 tahun yang sehat, hangat luar biasa disentuh, dan sangat sosial — kombinasi akrobat, badut, dan kucing pangkuan dalam tubuh 2,5–4,5 kg. Semua registri besar mengakuinya. Nafsu makan dan kecerdasannya menuntut manajemen aktif: porsi terukur, puzzle makanan, dan permainan harian — sementara kulit berminyaknya menempatkan mandi ringan berkala ke dalam jadwal rutin. [1]
Devon Rex: alel re pada KRT71 — se-lokus dengan hr (Sphynx); seri alelnya KRT71+ > hr > re (Gandolfi et al., 2010). Uji silang Devon × Cornish (LPAR6) menghasilkan F1 berbulu normal — komplementasi klasik dua lokus. [2]
Skrining khas ras: miopati kongenital Devon Rex — varian COLQ yang mengganggu penjangkaran asetilkolinesterase di taut neuromuskular; onset 3 minggu–6 bulan, risiko laringospasme/megaesofagus; tes DNA tersedia — dan HCM tanpa varian terasosiasi, dipantau lewat ekokardiografi berkala. [3] Struktur mantel: ketiga tipe rambut hadir namun keratinisasinya terdistorsi; rontok musiman bisa menyisakan area suede. Alel re dan hr beredar lintas populasi Devon–Sphynx akibat sejarah persilangan awal kedua ras; genotyping membedakan keduanya. Termoregulasi menuntut manajemen lingkungan hangat, dan produksi Fel d 1 tetap normal — klaim hipoalergenik tidak berdasar. Prevalensi HCM pada ras ini mendorong banyak klub menganjurkan ekokardiografi tahunan untuk seluruh kucing breeding aktif. [1]
Gambar 1 — telinga raksasa dan mantel bergelombang Devon Rex.
Gambar 1 — telinga raksasa dan mantel bergelombang Devon Rex. Foto: Elooo02 · CC BY 4.0 · Commons
jantungparu-parulambungginjalususotot bahuotot pahaotot punggung
Diagram sederhana, tidak berskala.

Sejarah & asal-usul

Pada 1960, Beryl Cox menemukan seekor anak kucing keriting dalam kelahiran kucing liar di dekat tambang timah tua di Buckfastleigh, Devon — ayahnya diduga kucing jantan keriting yang berkeliaran di area itu. Cox menamainya Kirlee dan membesarkannya sebagai peliharaan, sampai ia membaca kabar tentang program Cornish Rex dan menawarkan Kirlee sebagai bibit. Dari satu individu itulah seluruh ras diturunkan — bersama Cornish Rex, kasus pendiri tunggal paling murni dalam felinologi.

Persilangan Kirlee dengan betina-betina Cornish menghasilkan anak berbulu lurus semua — kejutan yang membuktikan mutasinya terletak di gen berbeda. Dari "kegagalan" itu lahir ras baru: gen Cornish diberi label Gene 1, gen Devon Gene 2, dan Kirlee menjadi pendiri tunggal Devon Rex. GCCF mengakuinya sebagai ras terpisah pada 1967; CFA menyusul pada 1979. [1]

Uji silang Devon × Cornish adalah contoh buku teks komplementasi genetik: F1 seluruhnya berbulu normal karena re (KRT71) dan r (LPAR6) terletak di lokus berbeda dan sama-sama resesif. [2] [5] Sebagai ras berpendiri tunggal, Devon Rex memulai dengan basis genetik sempit; program outcross awal memperlebar fondasinya, dan kebijakan registrasi GCCF masih mendokumentasikan kerangka silang yang diizinkan itu. [1] Sekuensing modern akhirnya mengonfirmasi arsitektur dua-lokus yang telah disimpulkan breeder era 1960-an hanya dari rasio persilangan.

Ciri fisik

Devon Rex kecil sampai sedang, tetapi tidak ringkih: dada terbuka, kaki belakang panjang, tubuh berotot padat. Kepalanya baji pendek dengan tulang pipi tinggi, stop yang jelas, mata besar berbentuk oval, dan telinga sangat besar berpangkal lebar yang duduk rendah — kombinasi yang melahirkan julukan "wajah peri". Tubuhnya terasa lebih berat daripada tampaknya — kepadatan otot khas kucing aktif.

Mantelnya bergelombang longgar, paling padat di punggung, sisi tubuh, dan ekor; guard hair-nya rapuh sehingga tekstur keseluruhannya lembut, dan beberapa area — leher, dada, perut — bisa menipis hingga seperti suede. Kumisnya ikut keriting, sering pendek dan mudah patah. Semua warna dan pola diterima. [4]

Alel re adalah varian KRT71 yang mengganggu keratinisasi korteks rambut — se-lokus dengan hr (Sphynx) tetapi berefek lebih ringan, sehingga rambut terbentuk namun keriting dan rapuh; seri dominansinya KRT71+ > hr > re. [2] Berbeda dari Cornish Rex (LPAR6) yang kehilangan guard dan awn hair sepenuhnya, Devon mempertahankan ketiga tipe rambut dalam kondisi terdistorsi. Kepadatan mantel berfluktuasi musiman dan hormonal; individu tertentu mengalami molting berat yang menyisakan area botak sementara sebelum mantel kembali.

Perilaku & temperamen

Julukan "monyet dalam kostum kucing" tidak berlebihan: Devon Rex memanjat bahu, bertengger di titik tertinggi ruangan, membuka lemari, dan belajar trik dengan kecepatan yang memalukan sebagian anjing. Ia menuntut keterlibatan dalam semua aktivitas manusia — memasak, mengetik, dan mandi bukan pengecualian.

Nafsu makannya legendaris; amankan meja makan. Pada saat yang sama ia kucing pelukan berat: mencari pangkuan, menyusup ke bawah selimut, dan menempel ke sumber panas mana pun. Kesendirian panjang bukan untuknya. Kecerdasan sosialnya tinggi: ia membaca rutinitas rumah, menunggu di titik strategis, dan menyapa tamu tanpa curiga; trik favorit komunitasnya adalah fetch, high-five, dan membuka pintu yang seharusnya terkunci.

Kesehatan

Dua skrining utama ras ini: miopati herediter Devon Rex — kelemahan otot progresif onset dini akibat varian gen COLQ, kini terdeteksi lewat tes DNA komersial — dan kardiomiopati hipertrofik (HCM), yang dipantau lewat ekokardiografi induk breeding. [3] Luksasi patela juga dilaporkan pada ras ini, begitu pula displasia pinggul pada sebagian garis.

Kulitnya berminyak lebih cepat daripada kucing berbulu penuh, kadang disertai infeksi jamur ringan di lipatan kulit dan telinga. Dengan breeder yang melakukan skrining, Devon Rex lazim mencapai 12–16 tahun; pertanyaan status COLQ kedua induk adalah saringan pertama dalam memilih breeder. Luksasi patela ringan sering tanpa gejala dan cukup dipantau saat kontrol rutin bersama evaluasi ortopedi umum.

Miopati Devon Rex adalah sindrom miastenik kongenital: varian COLQ mengganggu penjangkaran asetilkolinesterase di taut neuromuskular. Presentasi klinis muncul antara usia 3 minggu–6 bulan: kelemahan umum, cepat lelah, ventrofleksi kepala-leher, dan kesulitan menelan dengan risiko obstruksi laring serta megaesofagus — penyebab kematian tersering pada kasus berat. Pewarisannya resesif autosomal; alel yang sama ditemukan pada Sphynx, konsisten dengan sejarah persilangan kedua ras. [3] HCM pada Devon belum terasosiasi varian DNA spesifik; protokol skrining bertumpu pada ekokardiografi berkala induk breeding.

Perawatan & nutrisi

Mantel rapuhnya tidak butuh — dan tidak boleh — disikat keras: usapan tangan atau kain lembut sudah merapikan gelombangnya. Mandi ringan berkala membantu mengendalikan minyak kulit; keringkan segera dan menyeluruh — kucing bermantel tipis kehilangan panas cepat saat basah. Telinga besarnya menumpuk serumen lebih cepat, jadi jadwalkan pembersihan rutin.

Ia kehilangan panas lebih cepat daripada kucing berbulu penuh: sediakan selimut, kotak tidur hangat, dan akses pangkuan. Nafsu makan besarnya menuntut porsi terukur — tubuh kecilnya cepat kelebihan berat. Sesi bermain dan puzzle makanan menyalurkan kecerdasannya sekaligus menjaga bobot idealnya. Periksa juga kuku dan lipatan kulit tiap minggu, dan batasi jendela terik bagi penjemur berat — kulit di balik mantel tipis mudah terbakar.

Karena mantelnya tidak boleh disikat keras, sesi perawatan harian Devon Rex bergeser ke tiga hal lain: kulit, telinga, dan gigi. Untuk gigi, panduan AAHA (2019) menegaskan menyikat hanya mengangkat plak dan harus dilakukan setiap hari untuk ada manfaatnya, serta memperingatkan agar tidak menyikat gusi yang sudah meradang karena menimbulkan nyeri dan penolakan permanen. Panduan tahap hidup AAHA/AAFP (2021) menyarankan pelatihan menyikat dimulai sejak kunjungan anak kucing, saat penanganan mulut masih mudah dibiasakan. Langkah latihannya ada di panduan grooming dan gigi.

Standar ras & pengakuan

Seluruh registri besar mengakui Devon Rex: GCCF (sejak 1967), CFA (1979), TICA, FIFe, dan WCF. Standar-standar itu sepakat pada elemen kunci — kepala baji pendek bertulang pipi tinggi, telinga besar berpangkal rendah, mantel bergelombang — dengan perbedaan penekanan pada derajat kepenuhan mantel yang ditoleransi. [4] [6]

Penalti umum lintas registri: kebotakan luas yang mendekati fenotip Sphynx, dan tipe kepala ekstrem. Devon juga tercatat dalam sejarah Sphynx: persilangan awal kedua ras — sebelum diketahui keduanya berbagi lokus KRT71 — meninggalkan alel hr dan re yang beredar di kedua populasi. Perbedaan halus antar-standar — sudut stop, proporsi telinga — membuat sebagian garis tampil lebih ekstrem di ring Amerika daripada Eropa.

Rutinitas harian

Diturunkan dari profil Devon Rex di galeri ras (bulu pendek, energi 3/3, ukuran kecil) dipadukan dengan angka umum dari panduan keseharian. Ini bukan hasil pengukuran khusus ras ini: tidak ada studi yang mengukur kebutuhan harian tiap ras secara terpisah. Kalau angkanya berbeda dari bagian Perawatan & nutrisi di atas, ikuti bagian itu, karena di sana kekhasan Devon Rex sudah diperhitungkan.

Bulu pendeksikat 1× semingguGrooming sendiri sudah menangani sebagian besar bulu lepas. Hairball rutin pada bulu pendek justru layak dicurigai sebagai tanda penyakit, bukan hal biasa.Grooming sendiri sudah menangani sebagian besar bulu lepas. Hairball rutin pada bulu pendek justru layak dicurigai sebagai tanda penyakit, bukan hal biasa.Gigisikat tiap hariMenyikat hanya mengangkat plak, bukan karang, dan harus harian untuk ada manfaatnya. Berlaku sama untuk semua ras.Menyikat hanya mengangkat plak, bukan karang, dan harus harian untuk ada manfaatnya. Berlaku sama untuk semua ras.Energi ●●●2 sesi × 10 menitSesi main 5 menit ke atas berasosiasi dengan lebih sedikit masalah perilaku dibanding sesi 1 menit. Ras berenergi tinggi butuh sisi atas rentang itu.Sesi main 5 menit ke atas berasosiasi dengan lebih sedikit masalah perilaku dibanding sesi 1 menit. Ras berenergi tinggi butuh sisi atas rentang itu.Ukuran kecilkotak pasir ≥ 50 cmUkuran kecil tidak menurunkan ambangnya banyak: urutan masuk, berputar, menggali, dan menutup tetap perlu ruang penuh.Ukuran kecil tidak menurunkan ambangnya banyak: urutan masuk, berputar, menggali, dan menutup tetap perlu ruang penuh.Makan4–6 porsi kecilKucing yang bebas memilih polanya makan 8–16 kali sehari. Empat sampai enam porsi sudah jauh lebih dekat ke itu dibanding satu atau dua mangkuk besar.Kucing yang bebas memilih polanya makan 8–16 kali sehari. Empat sampai enam porsi sudah jauh lebih dekat ke itu dibanding satu atau dua mangkuk besar.Air23–51 mL/kg per hariAngka asupan kucing sehat dari tinjauan 32 publikasi. Titik minum diletakkan jauh dari mangkuk makan dan dari kotak pasir.Angka asupan kucing sehat dari tinjauan 32 publikasi. Titik minum diletakkan jauh dari mangkuk makan dan dari kotak pasir.

Rujukan untuk tiap angka ada di panduan yang ditautkan. Bahaya rumah tangga yang berlaku untuk semua kucing, termasuk lili dan bawang, dibahas di Rumah yang aman.

Galeri

Devon Rex — foto 1
Devon Rex — foto 2
Devon Rex — foto 3

Referensi

  1. Governing Council of the Cat Fancy (2020). Devon Rex Registration Policy.
  2. Gandolfi, B., dkk. (2010). "The naked truth: Sphynx and Devon Rex cat breed mutations in KRT71." Mammalian Genome 21(9–10), 509–515.
  3. Gandolfi, B., dkk. (2015). "COLQ variant associated with Devon Rex and Sphynx feline hereditary myopathy." Animal Genetics 46(6), 711–715.
  4. Cat Fanciers' Association (2018). Devon Rex Breed Standard.
  5. Gandolfi, B., dkk. (2013). "To the root of the curl: a signature of a recent selective sweep identifies a mutation that defines the Cornish Rex cat breed." PLOS ONE 8(6), e67105.
  6. The International Cat Association (2019). Devon Rex Breed Standard.
  7. Bellows, J., dkk. (2019). "2019 AAHA Dental Care Guidelines for Dogs and Cats." Journal of the American Animal Hospital Association 55(2).
  8. Quimby, J., dkk. (2021). "2021 AAHA/AAFP Feline Life Stage Guidelines." Journal of Feline Medicine and Surgery 23(3), 211–233.

Artikel terkait

Coba cari